Hampir di setiap sistem operasi sudah dilengkapi dengan fitur DHCP Client, tak terkecuali Linux. Dengan Menggunakan fitur DHCP Client ini, kita tidak perlu repot - repot memasukan IP address secara manual di komputer Linux.
Karena DHCP client akan me-request IP address pada DHCP server yang
terhubung dengannya. Pada tutorial ini, saya akan menunjukan kepada Anda
bagaimana caranya setting atau mengkonfigurasi IP address secara
dynamic (DHCP). Sistem operasi yang saya gunakan adalah Ubuntu Server 12.04.
Pada dasarnya cara yang saya tunjukan ini bisa diterapkan pada
distro-distro Linux yang lain. Berikut adalah beberapa cara yang bisa
kita lakukan.
Melalui Command di Terminal
Cara yang pertama ini sangatlah sederhana, kita hanya perlu mengetik
satu baris perintah di terminal untuk mendapatkan IP address secara
otomatis. Caranya, pada terminal linux ketikan perintah dibawah ini,
lalu tekan enter.
dhclient eth0
Dhclient adalah perintah untuk menjalankan fitur DHCP client, sedangkan
eth0 merupakan interface yang hendak diberi IP address. Untuk mengecek
apakan interface eth0 sudah mendapatkan IP address atau belum, kita bisa
mengetikan perintah "ifconfig eth0" pada terminal linux. Berikut adalah screenshootnya.
Bisa kita lihat pada gambar, bahwa komputer sudah terkonfigurasi IP
address secara DHCP. Namun, bila kita menggunakan cara ini, konfiigurasi
tersebut akan hilang apabila kita merestart komputer. Lalu bagaimana
agar konfigurasinya tidak hilang? lanjut baca cara kedua.
Dengan Mengedit File "/etc/network/interfaces"
Untuk menghindari hilangnya konfigurasi yang kita dapat secara DHCP,
kita bisa menggunakan cara yang satu ini, yaitu dengan menambahkan
beberapa baris script pada file "/etc/network/interfaces". Caranya: SELENGKAPNYA............


Tidak ada komentar:
Posting Komentar