Terdapat
5 karakteristik sehingga sistem tersebut disebut Cloud Co,puting, yaitu :
1.5.1
Resouce Pooling
Sumber
daya komputasi ( stronge, CPU,memory, network bandwid, dsb.) yang dikumpulkan
oleh penyedian layanan (service provider ) untuk memenuhi kebutuhan banyak
pelanggan (service consumers) dengan model multitenant, sumber daya komputasi ini bisa berupa sumber daya
fisik ataupun virtual dan juga bosa dipakai secara dinamis oleh para pelanggan
untuk mencukupi kebutuhannya.
1.5.2
BroadNetwork Access
Kapabilitas
layanan dari cloud provider tersedia
lewat jaringan dan bisa diakses oleh berbagai jenis perangkat, seperti
smartphone, table, laptop, workstation, dsb.
1.5.3
measured Service
Tersedia
layanan untuk mengoptimasi dan monitor layanan yang dipakai secara otomatis. Dengan
monitoring sistem ini , kita bisa melihat berapa resources komputasi yang telah
dipakai , seperti : bandwidth, storange, prccessing, jumlah pengguna aktif,
dsb. Layanan monitoring ini sebagai bentuk transparansi antara cloud provider
dan cloudprovider dan cloud consumer.
1.5.4
rapid Elasticity
Kapabilitas
dari layanan cloud provider bisa dipakai oloeh cloud consumer secara dinamis bedasarkan kebutuhan. Cloud consumer
bisa menaikkan atau menurutkan kapasitas layanan yang disediakan ini biasannya
tidak terbatas dan service consumer bisa dengan bebas dan mudah memilih
kapasitas yang diinginkan setiap saat.
1.5.5.
Self Service
Cloud
Consumer bisa mengkongfigurasikan secara mandiri layanan yang ingin dipakai
melaluo sebuah sistem , tanpa perlu interaksi manusia dengan pihak cloud
provider . kongfigurasi layanan yang dipilih ini harus tersedia segera dan saat
itu juga secara otomatis.
Kelima
karakteristik cloud computing tersebut
harus ada di service provider jika ingin disebut sebagai penyedia layanan Cloud
coumping . salah satu saja dari layanan tersebut tidak terpenuhi , maka
penyedia layanan tersebut belum /tidak pantas disebut sebagai cloud provider.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar