NIST sendiri membagi layanan Cloud Computing menjadi tiga sebagai berikut :
1. Software as a Service (SaaS)
SaaS adalah layanan dari Cloud Computing dimana pelanggan dapat menggunakan software (perangkat lunak) yang telah di sediakan oleh Cloud provider. Pelanggan cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa di gunakan dengan baik.
Contoh dari layanan SaaS ini antara lain adalah :
- Layanan produktivitas: Office365, GoogleDocs, Adobe Creative Cloud, dsb.
- Layanan email: Gmail, YahooMail, LiveMail, dsb.
- Layanan social network: Facebook, Twitter, Tagged, dsb.
- Layanan instant messaging: YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb.
2. Platform as a Service (PaaS)
PaaS adalah layanan dari Cloud Computing kita bisa menyewa "rumah" berikut lingkungannya, untuk menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Pelanggan tidak perlu pusing untuk menyiapkan "rumah" dan memelihara "rumah " tersebut. Yang penting aplikasi yang dibuat dapat berjalan dengan baik. Pemeliharaan "rumah" ini (sistem operasi, network, database engine, framework aplikasi, dll.) menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan. Sebagai analogi, misalkan ingin menyewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah disewa, tanpa peduli bagaimana "perawatan" dari kamar dan lingkungan kamar. Yang terpenting adalah, suasananya nyaman untuk di gunakan. Jika suatu saat di buat tidak nyaman, maka pelanggan dapat pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanannya.
Contoh penyedia layanan PaaS: Amazon Web Service, Windows Azure, dan GoogleApp Engine. Keuntungan dari PaaS bagi pengembang dapat fokus pada aplikasi yang sedang di kembangkan tanpa harus memikirkan "rumah" untuk aplikasi, dikarenakan hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab Cloud provider.
3. Infrastructure as a Service (IaaS)
IaaS adalah layanan dari Cloud Computing sewaktu kita bisa "menyewa" infrastruktur IT (unit komputasi, storage, memory, network, dsb.). Dapat di definisikan berapa besar unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage), memory (RAM), bandwidth, dan konfigurasi lainnya yang akan di sewa. Untuk lebih mudahnya, layanan IaaS ini adalah seperti menyewa komputer yang masih kosong. Kita sendiri yang mengkonfigurasi komputer ini untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan kita dan bisa kita install sistem operasi dan sistem aplikasi apapun diatasnya.
Contoh penyedia layanan IaaS: Amazon EC2, Rackspace Cloud, Windows Azure, dsb. Keuntungan dari IaaS adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik, dan konfigurasi. Komputer virtual tersebut dapat di ubah (scale uplscale down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage, dsb. dengan segera. Untuk lebih memudahkan pemahaman mengenai model cloud computing.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar